Good Bye Not Good Bye

BAB I - Pendahuluan
Sabtu 26-11-2016

Suatu senja. Lama ga nulis di blog. Mungkin karena bosan, dan sudah bukan zamannya. Anak anak zaman skrg sedang heboh dengan yang namanya vlog atau video blog. Lebih praktis memang, but old fashioned way is the best. Kurang lengkap rasanya jika tidak menuangkan isi hati di blog yg berumur lebih dr 7 tahun ini. 

Saat ini aku sudah bergelar sarjana teknik elektro. Di postinganku sebelum sebelumnya aku bisa melihat kegalauanku tentang masuk ptn. Lucu memang, beberapa tahun berselang dan akhirnya aku sadar bahwa kegalauan tentang ptn tidak ada apa apanya dibanding setelah lulus dan memasuki zona pengangguran. Tapi inilah hidup. Makin lama ujian yang ada akan semakin susah. 

Beberapa hari lagi aku bakal meninggalkan kamar mewah berukuran 3x3 yg menemaniku sekitar 3 tahun. Sedih si, ruangan ini sudah menjadi saksi bisu hidupku beberapa tahun belakangan. Tapi life must go on, kita harus meninggalkan zona nyaman ini untuk mencari zona yg lebih nyaman. 

IMG_0067.JPG


Tembalang. Sebuah daerah di semarang yg penuh kenangan bagi mahasiswa undip. Tempat dimana mahasiswa undip mencari dan meraih cita dan cinta. Makanan murah dan lengkap, ada pacar, ada temen, ada kampus, huh, rasanya malas pergi dr sini. Sudah nyaman maksimal. Tapi apa boleh buat, harus mencari kerja untuk menata masa depan yang lebih baik.

Bab II - Lanjutan
Minggu 27 11 2016

Selain terdapat kelemban untuk meninggalkan tembalang, ada kelembaman lainnya yaitu meninggalkan pacar tercintaku di tembalang. Ldr mau tidak mau harus dihadapi, meskipun rasanya pasti akan tidak enak. Namun semua akan dan harus dilalui karena kekuatan cinta kami yang tak terbatas.

Pacar yang aku dapatkan di nafas terakhir perkuliahan. 
Pacar yang dikenalin sama temen kkn. 
Pacar yang dulunya ga bakal nyangka bisa pacaran. 
Pacar yang aku cinta banget. 
Pacar yang lucu banget.
Pacar yang gemesin banget.
Pacar yang pengen tak remuk kaya kerupuk.
Pacar yang kurus tapi pipinya besar.
Pacar yang pipinya pengen aku cium cium terus.
Pacar yang pinter nari dan nyanyi.
Pacar yang badannya kaya model kendal jenner dan model vs.
Pacar yang setia ngerokin dan mijetin aku.
Pacar yang dulu waktu pdkt dan awal awal pacaran rajin masakin aku.
Pacar yang sering ngambek gara gara hal ga jelas.
Pacar yang kalo ngambek ga jelas.
Pacar yang ga punya malu sama aku.
Pacar yang gembeng banget.
Pacar yang pengen tak peluk peluk terus.
Pacar yang baper dan labil abis.
Pacar yang memberikan segalanya buat aku. 
Pacar yang yang yangan sama aku.
Pacar yang besok lusa sidang.
Love u yang sayang.

IMG_7491.JPG


BAB III - Penutup

Jam 18.14 tanggal 28 November 2016 di ungaran. 

Besok pacarku sidang. Pacar yang luar biasa. Tidak gentar sama sekali sama yang namanya sidang. Aku cukup mengagumi ketenangannya itu. Lebih luar biasanya, dalam kurun waktu 5 hari dia menjalani 2x sidang. Sidang tilang dan sidang skripsi. Luar biasa determinasinya tentang sidang. Semoga sukses ya sayang buat sidang besok. Semoga lancar ya teliti ya dan ga ada halangan. Aku bakal menunggu dan mendoakanmu dari luar ruang sidang. Aku nulis ini biar kamu semangat. Aku cinta kamu. 
Monday, November 28, 2016
Posted by Aditya Indra

Tips Traveling ke Bangkok - Thailand


Jadi ceritanya beberapa hari yg lalu, saya dan sekeluarga berlibur di bangkok selama 3 hari 2 malam dari hari jumat pagi hingga minggu sore. Karena yg berangkat 18 orang, sehingga bisa berangkat menggunakan jasa tour. Bus yg digunakan digunakan di bangkok adalah  untuk kapasitas 30 org, sehingga masih banyak tempat duduk tersisa.

Normalnya jika hanya tour ke bangkok butuh waktu 4 hari 3 malam itupun hanya di pathaya 1 hari dan tidak menuju ke phuket. Biasanya jika ingin tour bangkok - phuket - pathaya dibutuhkan waktu satu minggu.

Sedangkan saya hanya 3 hari 2 malam. Kenapa cuma sebentar? Karena om tante papa saya kerja di hari selasanya, haha, karena udah bolos dari kamis, ga mungkin buat ambil cuti lagi di hari selasanya. Sedangkan saya masih libur kuliah.
Saya berangkat dari smg ke jkt  pada kamis malam karena siangnya adek saya sekolah. Sampai di rumah eyang sudah jam 11 malam. Pesawat ke bangkok jam 6 pagi, karena penerbangan internasional jadi check in jam 4 pagi, haha, berangkat dari pondok indah jam 3 pagi. Bangun jam 2 pagi. Tidur pun ga sampai 3 jam.
Perjalanan jkt bangkok sekitar 3 jam. Waktu di pesawat selain untuk makan lainnya untuk tidur. Setelah sampai disana kira kira pukul 11 kami langsung menuju tempat makan. Setelah makan siang, kami langsung menuju ke wat arun. Wat Arun artinya kuil terapung, karena terletak di tepi sungai chao praya. Di sebelah temple tsb ada pasarnya, nah disana jika ingin membeli kaos ( @100 Baht ) dan gantungan kunci paling murah. Jangan membeli gelang perak atau kalung disana, karena harganya mahal. 3 kalung dan 1 gelang yang dibeli papa dan adek saya seharga 1000 Baht, pemborosan untuk hal yang tidak perlu.

 Menyebrangi sungai chao praya untuk menuju ke Wat Arun

Wat Arun, Candi dengan tempelan keramik dari cina, umurnya lebih dari 400 tahun. Jika dilihat sepintas seperti Candi Prambanan

Bros gajah dan gantungan gajah masing-masing 50 Baht

Kalau yang ini 50 Baht isinya 5 gantungan gajah 

Setelah dari Wat Arun, kami check in di asia hotel. Letaknya di pusat kota bangkok sehingga dekat jika ingin pergi pergi. Hotelnya bagus dan makannya enak. Setelah mandi dll, sekitar jam 18 kita pergi ke sungai chao praya lagi untuk makan malam di cruise. Makan malam extraordinary untuk saya, haha, karena kapan lagi makan makanan enak di atas kapal yg bergerak diiringi musik serta diterpa angin yg sejuk. Setelah selesai makan sekitar jam 23 kami kembali ke hotel.

 Foto di Cruise, pakai flash soalnya gelap banget

 Dinner di Cruise

Hari kedua adalah hari untuk belanja. Objek pertama adalah kuil buddha dengan patung emas asli dan bola mata dari black saphire yg merupakan target utama bhirma saat perang di zaman dahulu. Setelah dari sana, kami menuju ke grand pallace. Thailand adalah negara yg masih memakai sistem kerajaan dengan pimpiman raja dengan masa berkuasa seumur hidup dan pemerintahannya oleh perdana menteri. Raja sekarang umurnya 82 dan Putra Mahkota 60 -_- Putra Mahkota tertua sepanjang sejarah. Setelah dari sana kami menuju ke toko perhiasan milih pemerintah thailand.

Di toko perhiasan tsb harganya sangat mahal mahal. Saking mahalnya, harga di labelnya dikurangi 0 sebanyak 3 digit. Namun jangan berkecil hati, jika ingin membeli souvenir di sini, ada di bagian belakang toko. Disini harga souvenir yang ditawarkana tidak jauh berbeda dengan tempat lain.

 Great Buddha Temple

Angga - Danny - Grand Pallace

Setelah itu kami ke MBK, MBK merupakan mall tetapi menjual dengan harga murah. Jika ingim membeli manisan, nestea thai, atau semacamnya bisa dibeli disana. Jika membutuhkan sim card yang bisa aktif untuk internetan, belilah di MBK, karena harganya murah jika dibandingkan dengan membeli di tour guide. Setelah dari MBK kemudian menuju ke jathucak atau chathuchak yg artinya right time right place. Chathuchak merupalan weekend market. Jika ingin berbelanja dengan uang paspasan tetapi mendapat banyak barang, maka disinilah tempatnya karena barang barang disini yg paling murah. Banyak barang yang bisa dibeli disini, saya sarankan untuk disini selama seharian penuh. haha.

Chatucak

 Rokok dan Beer si adek yang beli buat temennya

 Si adek beli tas bagus harganya 280 Baht, murah banget

 Jam KW di sana dihargai 100 Baht
Setelah dari cathuchak, saya dan "om" aldi dan sepupu yang lain diturunkan lagi di MBK karena si om ingin membeli sepatu yang tadinya tidak ingin dibeli. Setelah mendapatkan sepatu yang dicari kami ke hotel berjalan kaki ( karena dekat ) kemudian mandi dan makan malam. Objek terakhir di hari itu adalah cabaret show. Ya you know lah, isinya banci banci.

   

 ini banci :')

itu juga banci :'')
Hari terakhir, setelah check out dari hotel saya menuju ke Sea Life ( sea worldnya thailand ) di Siam Paragon. Sea Life ini baru dibuka di 2015. Setelah itu kami menuju ke Madam Tussauds di Siam Discovery, tempat itu berisi replika patung lilin dari tokoh diseluruh dunia.

Sea Life - Siam Paragon

Adit - Angga - Danny

+ Mas Rio

Kata angga sih " first, let me take a selfie"

Steven Gerrard

Justin Bieber

Selfie bareng "Om" Aldi dan Oprah Winfrey @ Madam Tussauds - Siam Discovery

Setelah dari sana, sebelum ke air port untuk pulang, kami mampir di toko madu milik pemerintah (lagi)

Ini si "Om" yang foto

Tips untuk pergi berlibur ke thailand berdasarkan pengalaman saya adalah sekiranya membawa uang 3000 - 6000 Baht perorang untuk belanja. Dijamin isi koper saat pulang bakalan penuh, karena wisata yang ditawarkan Bangkok adalah wisata belanja. Jangan sungkan untuk membeli, karena bisa saja akan menyesal setelah meninggalkan tempat itu karena barang barang disana sangat murah. 

Yang cukup mengesankan di thailand adalah bus yang kami tumpangi merupakan milik pemerintah, sehingga kami mendapat subsidi penyewaan dengan syarat harus mampir ke toko perhiasan dan toko madu milik pemerintah. Itupun tidak diwajibkan membeli. Sesuatu yang belum ada di Indonesi dan patut dicontoh agar banyak turis asing mampir ke negera kita.

Last, Happy holiday and happy shoping :D

Wednesday, January 28, 2015
Posted by Aditya Indra

Pensiunnya Putra Petir


Hari ini tanggal 22 januari, 29 bulan pacaran sama cewek cempluk. Sambil menunggu pesawat dan ada waktu, akhirnya nulis di blog. Hari ini adalah hari pensiunnya Putra Petir, seorang legenda elektro di indonesia dan sekaligus manandai akhir dari semester gasal tahun ajaran 2014/2015.

Putra Petir adalah julukan yang diberikan oleh teman teman untuk seorang dosen yang sudah senior di undip, sekaligus pendiri jurusan elektro di undip. Beliau adalah lulusan elektro its, namun hampir seluruh karirnya dihabiskan untuk mengabdi di elektro undip.

Terkenal dengan insting "membunuhnya" yg tajam dan penilainnya yg sangat ketat, tidak jarang beliau memberikan nilai dibawah c. Lulus dari kelas beliau terasa seperti sorga di elektro ini. Haha. Meskipun begitu kami tetap memberikan doa semoga bapak dapat menjalani masa pensiun yg bahagia dan terima kasih untuk semua pelajaran hidup yg bapak berikan pada kami.


Selain pensiunnya Putra Petir, hari hari belakangan ini cukup menyenangkan. Kenapa? Karena semester ini saya memperoleh ip tertinggi sepanjang masa perkuliahan saya. Hahaha. Karena dosen saya semester ini baik baik, nilai A berjatuhan dengan mudah seperti daun yg berguguran di musim semi :D. 

Selain karena ip, juga karena saya melakukan pendakian pertama saya, haha, meskipun berhenti kehabisan napas berkali kali saat mendaki dan keram di tengah perjalanan pulang. Tapi akhirnya sampai ke puncak gunung andong 17xx dpl. Terima kasih sekali untuk sahabat sahabat saya yufi, alan dan brian yg mendampingi saya sampai puncak :') saya tidak akan berhasil tanpa kalian. 
 
Walaupun dipuncak berkabut dan tidak ada pemandangan gunung merapi maupun merbabu yg terlihat, untung ada segerombolan mbak mbak menggunakan celana pendek dan tanktop di puncak. Haha. Penghibur mata. Foto ini diambil oleh salah satu dari mbak mbak tsb. Tapi sebetulnya tujuan kami adalah berfoto dengan plank hijau bertuliskan kappa adventure. Haha. 

Selain cerita bahagia tsb, juga ada cerita sedih. 2 minggu lalu mobil saya ditabrak orang. Untung orang yg nabrak gapapa. Dan uang saya habis cukup banyak untuk asuransi dan pengobatan orang tsb.

Yang lebih bahagia lagi, saya liburan ke bangkok dengan keluarga besar saya. Haha. Malam ini ke jakarta dan tidur di rumah eyang di kawasan pondok indah, kabarnya karena tol sudah jadi perjalanan tsb hanya 1 jam. Besok pagi bertolak ke bangkok ga perlu kawathir jika kesiangan. God bless me, my family, my study, and my holiday. Amin
Thursday, January 22, 2015
Posted by Aditya Indra

Jartel

Jaringan telekomunikasi. Mata kuliah 2 sks di konsentrasi telekomunikasi jurusan elektro fakultas teknik universitas diponegoro. Dosen pengampu pak sukiswo.
Saat ini pukul 11.11 tanggal 22-12-2014. Senior lagi presentasi. Dan ini boring banget.
Monday, December 22, 2014
Posted by Aditya Indra
"Blog berisi coretan seorang mahasiswa elektro"

Instagram

Followers

- Copyright © ADITYA INDRA BAGASKARA -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan - Edited by Aditya Indra -